Jakarta, 01 November 2007
Batavia Air luncurkan Sistem EDI
Batavia Air, untuk pertama kalinya meluncurkan pemakaian sistem Electronic Distribution Interface (EDI) pada Rabu, 5 September lalu. Sebelumnya sistem EDI sudah terlebih dahulu digunakan di Palembang, Jambi, Padang, Semarang, dan Bengkulu. Sistem ini untuk pertama kalinya diperkenalkan di Jakarta kepada para agen perjalanan yang menjadi ujung tombak penjualan tiket Batavia Air dalam acara Agent Gathering diruang serba guna Pekan Raya Jakarta. Sistem ini akan dioperasikan secara efektif diwilayah Jabodetabek mulai 1 Oktober 2007 dengan jumlah agen sementara sekitar 500.
"Kami senantiasa berusaha memperbaiki kinerja perusahaan ini. Sistem ini ditujukan untuk mempermudah proses kerja agen perjalanan sebagai mitra utama kami untuk memperbaiki sistem yang sudah berjalan. Dengan mulai digunakannya sistem EDI yang baru, kami mengharapkan dapat menyederhanakan dan mempercepat proses penjualan tiket," tutur Alice Tansari, Direktur Batavia Air.
Sistem EDI adalah sebuah sistem yang didesain khusus oleh tim teknologi informasi Batavia Air guna mempermudah proses pelayanan terhadap pengguna jasa penerbangan, khususnya penumpang maupun para agen perjalanan sebagai mitra bisnis. Sistem ini lebih efektif dan efisien dalam pengoperasiannya. Khususnya dalam memilih dan menentukan rencana penerbangan, para agen perjalanan hanya tinggal mengakses sebuah situs dan memasukkan data penumpang secara on-line tanpa harus menggunakan blangko tiket seperti yang berlaku saat ini. Sistem ini juga mengoptimalkan keakuratan data penumpang serta mengurangi kemungkinan terjadinya duplikat tiket oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, sistem EDI ini juga mempermudah agen perjalanan dalam memberikan laporan keuangan kepada Batavia Air serta adanya menu khusus untuk mempermudah komunikasi antara agen perjalanan dengan Batavia Air. Dengan teknologi baru ini, calon penumpang dan agen perjalanan adalah mereka yang paling merasakan kemudahan yang ditawarkan.